Linux
memiliki semua
feature
yang dimiliki oleh Unix, termasuk
multitasking, virtual memory, shared libraries, demand loading, shared copy-on-write exexutables, proper memory management
dan
TCP/IP networking.
Dengan
feature
sekelas 'real operating system' tersebut tidak membuat
Linux
menjadi mahal harganya, justru
Linux
dapat diperoleh secara gratis. Kalaupun ada sedikit
charge
itu hanya sebagai ongkos distribusi atau pembelian cd belaka.
“Linux” saat ini semakin banyak didengar oleh pecinta Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) di seluruh dunia termasuk di Indonesia.
Saat ini, Linux telah menjadi salah satu sistem operasi yang banyak
digunakan di berbagai kalangan, seperti kalangan bisnis, pendidikan, dan
pemerintahan. Hal ini disebabkan oleh Linux yang bersifat terbuka. Siapapun bisa mengembangkannya dan menggunakannya secara
bebas.